Bank Kalbar Bagi Deviden Rp71 Miliar
Wow ini dia bukti bank daerah yang tidak kalah bersaing, dengan bank nasional maupun dengan bank multi nasional. PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) membagi deviden sebesar Rp71 miliar untuk penyertaan modal pemerintah daerah di tahun 2009. “Nilai persentase pembagian terhadap deviden di Bank Kalbar sekitar 24 persen. Sehingga dalam kurun waktu empat tahun nilai deviden setara dengan penyertaan modal,” kata Direktur Utama PT Bank Kalbar Djamaluddin Malik di Singkawang, Kamis. Deviden terbesar diberikan kepada Pemprov Kalbar yakni Rp34 miliar, mengingat penyertaannya paling banyak di APBD. “Kalau penyertaan modal di 2009 tidak terlambat, nilainya mungkin lebih besar,” tuturnya.
Pemprov Kalbar sendiri, awalnya menargetkan pendapatan dari deviden Bank Kalbar tahun 2009 sebesar Rp27 miliar. Ia mencontohkan pula Kabupaten Kayong Utara yang tahun lalu menyetor sebesar Rp5 miliar kepada Bank Kalbar, sebagai penyertaan modal. “Tahun ini devidennya Rp1,3 miliar. Padahal baru setahun menyertakan modal,” ucap Djamaluddin Malik. Ia menambahkan, setiap pemerintah daerah di Kalbar ikut menyertakan modal ke Bank Kalbar. “Pembagian sifatnya juga proporsional. Sesuai besaran penyertaan modal masing-masing,” ujarnya menjelaskan. Ia mengakui, tingginya nilai pengembalian modal itu membuat ada pihak yang ingin membeli saham Bank Kalbar atas nama pribadi. “Karena memang lebih menguntungkan dibanding deposito yang bunganya masih di bawah 10 persen,” paparnya.
Keputusan pembagian deviden itu berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Kalbar di Pontianak, Rabu (31/3) sore. Total laba Bank Kalbar tahun 2009 mencapai Rp186 miliar. Bank Kalbar mempunyai 54 kantor baik pusat, cabang, cabang pembantu, kantor kas yang tersebar di seluruh Kalbar. Sistem pelayanan nasabah Bank Kalbar telah terhubung dengan Bank Pembangunan Daerah lainnya di seluruh Indonesia. semoga bank-bank daerah lainnya juga dapat terus berkembang dan menjadi motor penggerak pengenbangan daerah masin-masing khususnya dan seluruh daerah di indnesia pada umumnya.
Categories: EKONOMI Tags: deviden bank kalbar, laporan keuangan bank daerah, pengembangan bank daerah
