ROKOK MELEDAK SETELAH DIHISAP, GIGI COPOT LIMA..

Ada lagi kejadian yang cukup mengenaskan terjadi di negri kita, gak tau YLKi ikut mengurusi masalah ini atau tidak, setelah andi menghisap rokok mild yang biasa dia isep, Duaaaarrrrrr… tiba-tiba bisa meledak, penyebab ledakan tersebut sepertinya masih dirahasiakan, demi nama baik perusahaan mungkin.

Ibunda Andi Susanto, korban rokok yang meledak saat diisap, merupakan pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung). Hari ini pihak keluarga akan berkonsultasi ke salah satu pejabat Kejagung untuk membahas penanganan kasus Andi. Namun, jalur damai tetap prioritas utama.

“Ibu kan jadi karyawan Kejagung. Nah, hari ini mau konsultasi ke atasannya sebelum ketemu sama orang Clas Mild,” kata Widia, kakak Andi, saat dihubungi lewat telepon, Senin (1/2/2010).

Menurut Widia, pihaknya akan tetap menempuh jalan damai dengan Clas Mild. Hal itu sudah ditandai dengan pemberian uang sebesar Rp 5 juta, Minggu 31 Januari kemarin, sebagai uang muka pengobatan.

“Duit yang kemarin itu tanda jadi saja. Bukti bahwa kita mau berdamai,” lanjutnya.

Uang itu, imbuh Widia, dirasa belum cukup. Sebab, dalam waktu perawatan 3 hari saja di Rumah Sakit Adam Thalib, Cibitung, Kabupaten Bekasi, membutuhkan uang hingga Rp 6 juta.

“Belum lagi kalau untuk biaya pengobatan setelah dari rumah sakit. Harus copot perban dan sebagainya?” tutupnya.

Andi Susanto (31) kehilangan lima giginya dan menerima 51 jahitan di bibir setelah rokok yang diisapkannya, Clas Mild produksi PT Nojorono, meledak pada 28 Januari 2010. Andi adalah satpam yang bekerja di Cibitung, Bekasi.

Lima gigi Andi Susanto rontok gara-gara rokok yang diisapnya meledak. Insiden ini menambah panjang daftar bahaya merokok selain kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.
“Yang pasti merokok itu berbahaya. Kalau insiden ini benar karena rokok yang diisap berarti makin bertambah saja bahaya merokok,” kata Setyo Budiantoro dari Tobacco Control Support Center Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia kepada detikcom, Minggu (31/1).
Setyo melihat insiden ini sebagai pelajaran bagi para pengisap rokok untuk berhenti merokok. “Bahayanya kan sudah nyata jadi lebih baik dihentikan saja kebiasaan itu,” seru aktivis Koalisi Anti Korupsi Ayat Rokok (KAKAR) ini.
Selain mengomentari bahaya merokok, Setyo berpendapat, jika benar Andi terluka akibat merokok, maka dia bisa menuntut pada perusahaan rokok tersebut. “Kalau memang terbukti, perusahaan itu harus bertanggung jawab dan memberi ganti rugi,” katanya.
Insiden rokok meledak di mulut Andi terjadi Kamis 28 Januari. rokok itu dibeli dari warung tetangganya. Dia membeli satu bungkus. Batang pertama dan kedua, Andi baik-baik saja. Tapi pada isapan batang ketiga, rokok meledak.
Menkes: Anjuran Saya, Jangan Merokok!
Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih langsung mencari tahu begitu mendengar insiden rokok meledak saat sedang diisap Andi Susanto. Dia memberikan peringatan keras atas insiden tersebut.
“Anjuran saya, JANGAN MEROKOK,” kata Menkes dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (31/1).
Menkes telah mencoba mencari informasi ke RS Adam Thalib, Cibitung, tempat Andi Susanto dirawat sejak Kamis 28 Januari lalu. Namun sayang usaha Menkes belum gol.
Andi Susanto kehilangan 5 giginya dan bibir terpaksa dijahit, setelah rokok yang diisapnya meledak. Dia mengisap rokok sembari naik motor. Polisi setempat masih menyelidiki insiden aneh tersebut.
Polisi Cek Tangki Motor Andi, Sisa Rokok Dikirim ke Labfor
Rokok meledak saat enak-enak diisap menjadi misteri yang harus dipecahkan polisi Bekasi. Polisi telah melakukan penyelidikan, namun hingga kini penyebab insiden itu masih gelap.
“Kita sudah periksa tangki motor yang dia kendarai tapi tidak ada apa-apa,” kata Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Herryi Wibowo kepada detikcom, Minggu (31/1).
Tangki motor itu perlu diperiksa untuk menjawab pertanyaan apakah uap bensin menjadi pemicu rokok yang sedang diiisap Andi Susanto, meledak. Sebab, saat mengisap rokok warna putih itu, Andi tengah mengendarai motor menuju tempatnya bekerja sebagai satpam.
Polisi telah mengirim sisa rokok, helm dan jaket yang dikenakan Andi ke Labfor. Polisi juga melakukan pengecekan darah Andi untuk mengetahui sebab ledakan itu. “Kalau ledakannya dari petasan juga aneh. Tidak mungkin ada petasan sebesar rokok itu,” katanya.
Insiden itu menyebabkan 5 gigi Andi rompal dan mulutnya menerima puluhan jahitan.
Polisi Bekasi Selidiki Misteri Rokok Meledak Saat Diisap
Para penikmat sigaret dikejutkan dengan berita meledaknya rokok saat diisap olen Andi Susanto di Cibitung, Bekasi. Ledakan rokok itu menyebabkan lima gigi lajang itu copot dan mulutnya harus menerima beberapa jahitan. Polisi setempat masih menyelidiki insiden aneh tersebut.
“Ledakannya misterius,” kata Kapolres. Herry mengisahkan, insiden itu terjadi pada Kamis 28 Januari sekitar pukul 18.30 WIB di Jl Teuku Umar No 1, Cibitung, Bekasi. Kala itu Andi Susanto membeli rokok warna putih yang dibelinya di warung milik Bu Panji, tetangganya. Andi yang bekerja sebagai satpam ini mengisap rokok batang ketiga sembari menumpang motor menuju ke kantornya. “Tiba-tiba rokok meledak,” kata Heri. Korban mengalami luka di sekitar bibir dan dirawat di RS Adam Thalib, Cibitung

Be the first to comment - What do you think?   Posted by - February 1, 2010 at 9:12 pm

Categories: NEWS  Tags: rokok meledak, rokok yang diisep meledak

Leave a Comment