Segmentasi Sebagai Basis Strategi

By at 24 November, 2009, 3:06 pm

Masalah segmentasi memang sangat menarik terutama berkaitan dengan competitive advantage. Setelah melakukan segmentasi, perusahaan harus menetukan target market mana yang akan di layani-nya. Setelah memastikan target marketnya, perusahaan akan berkomitmen mengalokasikan sejumlah sumber daya pada target market pilihannya tersebut. Dalam perjalannya, perusahaan kemudian harus memperhatikan secara seksama dalam target market-nya tersebut, mana pelanggan yang termasuk valuable customers, mana yang kurang atau bahkan tidak termasuk valuable customers.

Dengan memahami hal ini maka perusahaan dapat melakukan “diskriminasi” alokasi sumber daya dengan mengalokasikan lebih banyak kepada pelanggan yang lebih valuable. Valuable customers berhak mendapatkan layanan premium, sementara yang biasa-biasa saja atau kurang valuable cukup diberikan layanan generik atau standar. Dengan demikian perusahaan benar-benar dapat mengalokasikan sumberdayanya secara efektif. Tujuan dari perusahaan adalah menciptakan value creation untuk pelanggannya secara menguntungkan sehingga harus juga di cari pelanggan yang juga bisa memberikan value kepada perusahaan. Sumber daya tidak lah gratis dan sangat terbatas. Pemegang saham lazimnya mengharapkan bahwa semua uang yang dikeluarkannya termasuk untuk mengelola pelanggannya dengan layanan ekstra pada akhirnya harus dapat memberikan return yang memuaskan. Ini merupakan rule-of-thumb dalam berbisnis di manapun sejak dulu.

Dalam menentukan suatu target market, perusahaan harus melihat apakah memiliki competitive advantage atau tidak relatif terhadap pesaingnya. Competitive advantage juga berakar dari sumber daya, baik tangible maupun intangible. Dalam beberapa dekade belakangan, Hampir semua sepakat bahwa inovasi merupakan mesin untuk dapat memprtahankan pertumbuhan perusahaan dan agarvtetap dapat sustainable di era yang sangat kompetitive ini. Inovasi berakar dari kemampuan kreativitas, pola fikir out-of-the-box, kultur riset yang kuat, keberanian mencoba dan mengambil resiko, kekuatan foresight serta wisdom, dan lain sebagainya yang akhirnya dapat memicu suatu “crazy ideas” yang berujung pada inovasi. Tidak heran jika intangible resource lebih berperan penting belakangan ini di bandingkan dengan tangible sehingga investasi untuk human capital menjadi semakin penting.

Kalau perusahaan tidak memiliki kompetensi sebaiknya tidak berkompetisi“, Menurut Dolnicar, Freitag, dan Randle (2005) semakin kompetitif suatu lingkungan bisnis maka semakin berhasil suatu strategi segmentasi yang terkonsentrasi. Segmentasi dapat di lakukan berbagai basis dari geografis , demografis hingga psikografis dan perilaku bahkan one-on-one tergantung karakteristik produknya apakah barang atau jasa, high-invelopment atau low-invelopment, industrial atau customer produc, dan yang lainnya.

Dengan melakukan segmentasi, perusahaan dapat merancang suatu marketing-mix tidak hanya komunikasi pemasaran, namun juga rancangan atribut produk, harga, dan distribusi yang memungkinkan perusahaan tersebut dapat mengalokasikan sumber dayanya secara optimal sekaligus melakukan value creation bagi para pelanggannya.Apabila perusahaan dapat memberikan value tertinggi sekaligus menunjukan kinerja keuangan yang lebih baik di bandingkan para pesaing maka hal tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki competitive advantge.

Profit yang dihasilkan sebagian dapat diinvestasikan untuk mengakuisisi berbagai resource yang relevan untuk memperkuat kapabilitas dan mempertahankan atau behkan meningkatkan kompetensi yang diperlukan agar dapat tetap eksis dalam lingkungan bisnis yang kompetitif, Semakin kompetitif lingkungan bisnis maka semakin perlu suatu perusahaan melakukan segmentasi  pasar dan semakin penting bagi perusahaan tersebut untuk menyelaraskan marketing-mix-nya dengan target market yang dipilih agar dapat mengalokasikan sumber daya secara efektif sekaligus memberikan value tertinggi bagi para pelanggannya. Segmentasi sangatlah penting untuk kesuksesan bisnis yang mengadopsi pendekatan segmentasi dapat meningkatkan kinerjanya(wind, 1978: Kotler, 1997).

LOKING-LOKING PEMASARAN ORANG LEWAT . . .


MAU YANG CUMA KLIK BISA DAPET DUIT ADA NIH..


Pelajari caranya dapat di lihat di web gudangupil ini pada category bisnis internet.

Incoming search terms:

Categories : indo


No comments yet.

Leave a comment