Sustainable Marketing Enterprise

Perusahaan-perusahaan seperti GE, IBM, Sony, 3M, Wal mart, Citicorp, Hewlett-Packard, Coca-cola atau ford adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki posisi istimewa dan sangat terhorhat di antara jajaran elit korporasi di dunia. Karena posisinya yang sangat istimewa dan kinerjanya yang sangat excellent, Markplus&Co yang di dalangi oleh Mbah guru Hermawan Kertajaya Menyebut perusahaan perusahaan tersebut sebagai Sustaineble marketing enterprise(SME). SME istimewa dan berbeda dengan perusahaan Top lain karena 3 hal :

Pertama, mereka berusaha panjang, beberapa di antaranya tetap hidup selama puluhan bahkan ratusan tahun. Dan dalam masa hidup yang demikian panjang tersebut, mereka memiliki prestasi yang sangat luar biasa dan secara berkelanjutan mendominasi industri yang mereka masuki. GE misalnya, sudah dirilis sejak tahun 1892, lebih dari satu abad yang lalu. Dalam kurun waktu yang demikian panjang, GE mampu secara konsisten mempertahankan kinerjanya yang sangat bagus. Majalah fortune bahkan selalu menempatkan perusahaan ini di peringkat atas Fortune’s most Admired Company yang begitu bergengsi itu. Begitu pula Citicorp, perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1812, hampir dua abad yang lalu, dan dalam perjalanan hidup yang demikian panjangnya perusahaan ini mampu mempertahankan kinerjanya hingga menjadi institusi keuangan terkemuka, tak hanya di Amerika serikat tetapi juga di dunia.

Kedua, perusahaan-perusahaan di atas istimewa karena mereka mampu secara konsisten mempertahankan inovasinya, secara kontinyu melakukan self-renewal, dan secara berkesinambungan menjadikan bisnis yang di masukinya sebagai growth-business, perusahaan-perusahaan ini tidak mengenal yang namanya mature bisnis, mereka selalu growth, growth, growth. Perusahaan-perusahaan ini tidak ragu untuk setiap kali melakukan creative destruction dan kemudian self-renewal agar tetap terus survive dan bahkan tumbuh di tengah pergeseran-pergeseran industri dan pasar. Kemampuan untuk selalu melakukan self-renewalinilah yang menjadi basis sustainability mereka, sehingga mereka mampu bertahan puluhan bahkan ratusan tahun. Ambil contoh Sony, sejak di dirikan oleh Masaru Ibuka dan Akio Morita lebih setengah abad yang lalu, Sony selau mendominasi pasar dengan secara kontinyu meluncurkan produk-produk inovatif-berderet mulai dari magnetic taperecorder, Radio transistor, TV trinitron, walkman, discman, handycam, hingga playstation-yang tak hanya sukses di pasar namun juga menciptakan Rules of the game baru yang menjadi panutan bagi para pesaingnya.

Ketiga, perusahaan-perusahaan ini juga berbeda dengan perusahaan-perusahaan top lain karena mereka sangat adaptif dan memiliki sensitifitas yang tinggi terhadap lingkungannya perusahaan ini memiliki fleksibilitas, gesit, dan resposif terhadap setiap perubahan pasar dan dinamika internal. Perusahaan-perusahaan ini juga memiliki kapasitas belajar yang sangat baikdalam menghadapi lingkungan bisnis yang semakin diskontinyu dan tidak dapat diprediksikan, sehingga perusahaan mampu bermetamorfosis diri dari tahun ke tahun. IBM adalah contoh yang sangat baik dari perusahaan yang kenyal dan tegar menghadapi perubahan bisnis yang besar dan fundamental sekalipun. Kalau kita mengikuti perkembangan sejarah perusahaanselama kurun waktu 20-30 tahun terakhir kita akan melihat betapa tegarnya perusahaan ini menghadapi goncangan demi goncangan perubahan lingkungan bisnis. Pada pertengahan tahun 1980-an misalnya, betapa IBM hampir lumpuh digoyang oleh munculnya ” Strategic inflection point ” berupa perubahan fundamental struktur industri komputer global dari struktur industri yang bersifat fertikal ke sifat horizontal. Belum reda goncangan tersebut di pertengahan 1990-an sekali lagi IBM di goncang gempa bumiperubahan dengan terjadinya transformasi industri yang amat mendasar dari apa yang kita sebut old economy ke new wconomy. Goncangan-goncangan perubahantersebut boleh begitu dalam dan menyakitkan. Namun, apa yang apa yang bisa kita lihat hingga detik ini? IBM tetap tegar dan namanya masih tetap perkasa di rancah bisnis global.

Tom peters dan robert waterman dari mcKinsey&co melalui risetnya yang sangat efektif memberikan nama excellent companies, jim collins menyebutnya visionary companies, dan arie de geusn  seorang pakar dalam learnig organization menyebutnya living companies terhadap perusahaan-perusahaan hebat di atas.

TULISAN GUDANGUPIL YANG LAINNYA..!!